Sejarah dan Kontroversi SBOBET Sebagai Rumah Taruhan Bola

SBOBET adalah perusahaan judi online terbesar se-asia yang berlisensi di Filipina untuk Asia dan oleh pemerintah The Isle Of Man untuk Eropa.  Sbobet sendiri sudah ada sejak tahun 2004 yang langsung menggebrak dunia judi online pada saat itu.  Tak butuh waktu lama bagi SBOBET untuk meraih penghargaan sebagai Operator Of The Year berturut – turut pada tahun 2009 dan 2010.

SBOBET yang memiliki domain www.sbobetonline.com dikenal memang sangat kooperatif kepada para pemain judi online yang bernaung di website yang didirikan oleh Bill Mummery ini.   Beberapa sumber mengatakan jika pada tahun 2009 mengeluarkan versi terbaru mereka yakni sbobet casino yang dikenal hingga sekarang memberikan pengalaman taruhan secara langsung.

Sejarah dan Kontroversi SBOBET Sebagai Rumah Taruhan Bola

SBOBET atau SBOBETonline kembali menorehkan prestasi di tahun 2014 saat bekerjasama dengan Tradologic, sehingga diganjar lisensi Isle of Man OGRA License dan Philippines Ceza First Cagayan.  Masih menurut eGaming Review Magazine, SBOBET berada di nomor 11 dari 50 perusahaan paling berpengaruh di dunia pada tahun 2011. Bagaimana sebenarnya Sejarah dan Kontroversi SBOBET di dalam upayanya menjadi rumah taruhan bola terbaik ?

Kontroversi Mewarnai Perjalanan SBOBET

Dengan semakin massifnya dan besarnya sebuah bisnis, ikut mempengaruhi kontroversi yang mengikutinya. Hal tersebut juga ikut menyertai perjalanan SBOBET sebagai rumah taruhan bola yang menarik.  Awal mula kontroversi tersebut saat SBOBET melebarkan sayapnya ke benua biru, EROPA pada tahun 2012 dan 2013 silam.

Pada saat itu Bill Murmery selaku pemilik SBOBET membuat terobosan baru dengan menjadi sponsor utama klub liga inggris.  Tak tanggung – tanggung, 2 klub pada saat itu berhasil ia jajaki kerjasamanya.  Kedua klub tersebut antara lain adalah West Ham United dan Cardiff City.  Hal tersebut merupakan catatan mengesankan karena pada saat itu masih menjadi polemik apakah sebuah tim dapat di sponsori oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang betting online.

Catatan itu makin mengesankan saat di tahun 2013 operator SBOBET, Celton Manx mengumumkan bahwa Asian Betting Parnership (Kumpulan Rumah Taruhan Bola se-Asia) yang setuju dengan lima klub liga inggris untuk menjadi sponsor resmi bagi klub West Ham United, Norwich City, Hull City, Southampton, dan Swansea City pada musim 2013 – 2014. Tak sampai disitu, gebrakan SBOBET semakin terlihat pada saat menjadi sponsor pada perhelatan First Soccerex Asian Forum yang saat itu digelar di Singapura.

Meski catatan mengesankan itu berhasil ditorehkan di negeri singa, Singapura tetap saja tidak mengizinkan SBOBET untuk beroperasi di Negara mereka.  Hal ini juga mendapatkan pelarangan termasuk dalam penggunaan Internet, Telepon, TV, Radio dan lainnya.  Peraturan ini sudah berjalan sejak 2 Februari 2015 yang lalu dan disahkan oleh parlemen Singapura.

SBOBET yang memang sedari awal sudah kooperatif dalam membangun bisnis dibidang perjudian online, menyetujui hal tersebut.  Langkah konkritnya, SBOBET memblokir IP Adress Negara singapura, menghilangkan Negara singapura dalam pilihan daftar Negara pada form registrasi dan menolak pendaftar dari Negara Singapura.  SBOBET berhasil membuktikkan bahwa mereka kooperatif dalam memahami regulasi sebuah Negara.

Halangan SBOBET juga terjadi pada 2009 setelah menerima penghargaan.  Pada saat itu ada 2 media terkenal inggris 24 Chasa Daily dan Novinite yang mengabarkan  dan membuat spekulasi bahwa SBOBET terlibat dalam pengaturan skor pertandingan antara CSLA Sofia versus Levski.  Hal tersebut nyatanya tidak terbukti, kedua media itu mengaku bersalah dan segera mengirimkan permintaan maaf public kepada SBOBET.

Jauh sebelum itu, pada tahun 2008 tepatnya, FA sebagai federasi terbesar di Inggris juga menuduh secara sepihak SBOBET melakukan pengaturan skor pada pertandingan Derby Country dan Norwich City.  Pada saat itu pertandingan dimenangkan oleh tuan rumah Derby Country dengan skor 2 – 1.  SBOBET sendiri pada saat itu menolak bersalah dan tetap kukuh bahwa tidak melakukan hal yang dituduhkan oleh FA.  Investigasi FA sendiri tak membuahkan hasil yang mengarah pada campur tangan FA terhadap hasil pertandingan tersebut.  Isu itu sendiri akhirnya tidak berlangsung lama dan hilang begitu saja.

Semua halangan itu tak menjatuhkan SBOBET sebagai rumah taruhan bola, faktanya hingga kini SBOBET masih terus eksis sebagai rumah taruhan bola terbaik baik se-asia dan se-dunia.

Demikianlah artikel kami yang berjudul “Sejarah dan Kontroversi SBOBET Sebagai Rumah Taruhan Bola”, kami berhadap anda memmilih agen SBOBET Online Terbesar dan Terpercaya yang memberikan informasi jelas dan terbaru tentang link alternatif SBOBET terbaru.   Hal semacam ini penting mengingat setiap tahuannya SBOBET melakukan update terbaru dengan teknologi webrootnya.  Akhir kata, kami ucapkan terimakasih dan salam olahraga.